Agensi Berita Ahlul Bait (ABNA.co) - Menurut laporan Metrotvnews, sebuah rumah pengikut mazhab Syiah di Sampang, Jawa Timur, dibakar oleh sebuah kumpulan ekstrimis pada hari sabtu, 17 Disember lalu. Menurut ketua polis Daerah Sampang, Superintendent Solehan, "Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini."Rumah yang dibakar ekstrimis kepunyaan Moh Siri (56), penduduk Dusun Gaddhing Laok, Desa Bluuran, Kecamatan Karangpenang, Sampang. Menurut pemimpin Syiah tempatan, Ustaz Tajul Muluk, peristiwa pembakaran rumah pengikutnya itu terjadi ketika penghuninya sedang tidur.Rumah Moh Siri dibakar di bahagian depan dan belakang termasuk bilik tidur mangsa dengan menggunakan minyak petrol. Sementara itu pintu rumahnya ditutup dari luar oleh ekstrimis. "Mungkin pelaku menginginkan Mah Siri ini dibakar hidup-hidup," terang Tajul Muluk.Ketua Polis Daerah, Solehan mengatakan, selain melakukan penyelidikan berkenaan kes ini, pihaknya juga telah mengumpulkan para tokoh masyarakat dan tokoh Sunni di Sampang untuk mencari penyelesaian kes tersebut.Fitnah Syiah dan Sunni di Kabupaten Sampang, Madura ini terjadi sejak beberapa tahun lalu. Bahkan pada awal 2011 ini, pemimpin Syiah Sampang pernah diusir ekstrimis kerana menganggap Syiah sebagai ajaran sesat."Kami berharap petugas bisa meredam kasus ini, karena Syiah bukan ajaran Islam yang sesat, akan tetapi sudah diakui di belahan dunia ini sebagaimana aliran Islam Suni," menurut pemimpin Syiah Sampang Ustaz Tajul Muluk.Belum diketahui kerugian material akibat pembakaran rumah pengikut aliran Islam Syiah Sampang ini. Namun berdasarkan anggaran, ia dikatakan sekitar puluhan juta rupiah.
28 Disember 2011 - 20:30
News ID: 287158
Sekumpulan ekstrimis membakar rumah pengikut Syiah di Indonesia